Riau  

SEMANGAT BIRRUL WALIDAIN, LAZISMU PEKANBARU LUNCURKAN PESANTREN LANSIA


KOTA PEKANBARU (Riauforum.com.com) – Berbagai program Lazismu turut menyemarakkan datangnya bulan Ramadhan 1445 H. Selain beberapa program yang sudah berjalan setiap Ramadhan, tahun ini Lazismu menghadirkan program Pesantren Lansia. Kegiatan ini merupakan wujud perhatian kepada kaum lansia dalam menjalankan ibadah pada bulan suci ini, Minggu 17/03/2024.

 

Birrul walidain adalah perbuatan baik anak terhadap kedua orang tuanya sebagai bentuk kebaktian sehingga kedua orang tua mendapatkan kebahagiaan. Dengan demikian, berbuat baik dilakukan dengan lapang dalam kebaikan kepada orang tua, dalam hal perkataan, perbuatan, dan niat.

 

Bertempat di Gedung Panti Asuhan Putri Aisyiyah Riau, Lazismu menggelar program Pesantren Lansia. Kegiatan ini bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Riau. Pesantren Lansia akan berlangsung pada bulan Ramadhan, sejak 17 – 22 Maret 2024, selama 6 hari diikuti oleh 30 orang santri lansia.

 

Mewakili Badan Pengurus Lazismu Kota Pekanbaru Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, M. Untung Surapat,.M.I.Kom sebagai Sekretaris Lazismu Kota Pekanbaru mengatakan dalam sambutannya, dalam pelaksanaan program Pesantren Lansia Ramadhan 1445 H. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Lazismu kepada para lansia. “Lazismu sebagai Unit Pembantu Pimpinan di Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang dilaksanakan baik oleh Muhammadiyah dan Aisyiyah. Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak lagi program-program yang dapat disinergikan dengan Lazismu,” ujarnya.

 

Untung menambahkan, dana yang dikelola oleh Lazismu merupakan dana umat yang harus disalurkan tepat sasaran kepada penerimanya. Program Pesantren Lansia ini merupakan bentuk penyaluran dana umat dalam bentuk program kepedulian kepada Lansia. “Mudah-mudahan program ini berjalan dengan lancar dan terus berkelanjutan,” harapnya.

 

Terakhir dalam sambutannya Untung mengatakan Lazismu Pesantren Lansia hadir sebagai solusi untuk memberikan kebahagiaan dan ketenangan bagi para lansia. Di sini, mereka akan mendapatkan:

Baca Juga  DJP Riau Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp3,69 Miliar

1. Pendidikan agama dan moral untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka.

2. Kegiatan sosial dan rekreasi untuk mengisi waktu luang dan meningkatkan kebahagiaan mereka.

3. Pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga kesehatan mereka.

4. Perawatan yang penuh kasih sayang dari para staf yang berpengalaman.

5. Lingkungan yang Islami dan kondusif untuk beribadah.

 

Islam dan Penghormatan pada Lansia dalam Islam, penuaan adalah sebagai tanda dan simbol ilmu dan pengalaman hidup. Pada akhirnya: “Lansia Sehat, Lansia Hebat”. Tutupnya.

 

Dalam acara yang sama, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru ibu Risna Juwita Mengatakan dalam sambutannya, program ini tempatnya dikota pekanbaru tentu pesertanya dari kota pekanbaru, mulai pimpinan ranting hingga pimpinan cabang yang sudah didata dan yang mendaftarkan kepada kami.

 

Sementara itu, Ketua Koordinator Majelis Kesejahteraan Sosial Ibu Mashati syawir, memberikan sambutan sekaligus membuka acara mengatakan bahwa para lansia sangat rentan dengan kondisi kesehatan, terlebih jika dipengaruhi oleh pikiran yang kosong. Hal ini mendorong diadakannya kegiatan Pesantren Lansia ini. Pesantren Lansia dilandasi oleh semangat “Birrul Walidain”, sehingga menjadi wadah untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang prima dengan kegiatan bermanfaat pada usia mereka.

 

“Lansia ini sangat rentan dengan kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kondisi pikiran yang kosong karena tidak ada kegiatan. Atas dasar tersebut kami berinisiatif untuk memperhatikan kesehatan lansia, terutama kesehatan rohani dan jasmani dengan mengadakan program Pesantren Lansia,” terangnya.

 

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *